oleh

KPU Sibolga Gelar Sosialisasi Pilkada 2020 Bersama Sejumlah Awak Media

PasioNews.com, Sibolga – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Sibolga, menggelar sosialisasi tatap muka kepada jurnalis media cetak, online, dan elektronik tentang tahapan lanjutan pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Sibolga tahun 2020, yang digelar di Rumah MakanThamrin, Kota Sibolga, Kamis (13/08/2020).

Ketua KPU Sibolga Khalid Wahid, didampingi Afwan Nasution selaku Komisioner KPU Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilihan Partisipasi Masyarakat dan Sumber Daya Manusia menjelaskan, dengan sosialisasi tersebut pesan-pesan tentang tahapan Pilkada Kota Sibolga, dapat tersampaikan kepada seluruh masyarakat Kota Sibolga, serta menambah persentase tingkat pemilih yang dilaksanakan pada 9 Desember 2020 mendatang.

Adapun sosialisi yang digelar, diantaranya penjelasan tahap pendaftaran bagi calon Walikota dan Wakil Walikota, yang KPU akan mengumumkan pendaftaran pasangan calon (paslon) pada 28 Agustus sampai 3 September 2020, sementara untuk pendaftaran paslon dibuka selama 3 hari, dimulai tanggal 4 September sampai dengan 6 Septemper 2020, dengan tetap mengacu pada Protokol Kesehatan.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kesehatan pasangan calon, sekaligus verifikasi berkas pencalonan, kemudian untuk penetapan hasil paslon pada tanggal 23 September 2020” jelas Khalid.

Khalid juga mengatakan, bahwa pendaftaran bagi paslon melalui jalur partai dan perseorangan, sejauh ini masih hanya ada satu paslon yang telah memenuhi syarat dalam pendaftaran paslon di September mendatang.

“Pasangan ASSED menyerahkan surat dukungan sebanyak 8522 dukungan, verifikasi administrasi KPU sebanyak 7942 dan terakhir dinyatakan lolos verifikasi faktual sebanyak 7086 dukungan, artinya sudah melebihi syarat dari 6470 yang tersebar di 4 Kecamatan Sibolga,” katanya.

Selain itu, Khalid juga menyampaikan pada tahap kampanye Pilkada Sibolga 2020 akan berlaku terbatas, yaitu pertemuan tatap muka dan dialog hanya bisa sebanyak 50 persen dari tempat yang disediakan, guna memperhatikan dan menerapkan Protokol Kesehatan terkait Covid-19.

Selanjutnya dalam penggunaan hak pilih, masyarakat yang tidak menerima undangan dalam bentuk formulir C6, namun masuk dalam Daftar Pemilih Tetap ( DPT), dapat mencoblos pada Pilkada 2020, dengan menggunakan kartu identitas Kartu Tanda Penduduk (KTP) Elektronik.

“Masyarakat boleh menggunakan hak pilihnya menggunakan KTP elektronik sesuai peraturan perundang-undangan, artinya penggunaan e-KTP hanya bisa dilakukan di alamat yang sesuai dengan KTP saja, namun dimulai pada pukul 12.00 WIB” ujarnya.