oleh

Operasi Patuh Toba 2020 di Sibolga Berakhir, Jaring 224 Pelanggaran

PasioNews.com, Sibolga – Operasi Patuh Toba 2020, Sat Lantas Polres Sibolga, mencatat sebanyak 224 pelangaran lalu lintas.

Pelanggaran tersebut selama Operasi Patuh Toba 2020, yang digelar selama 14 hari, sejak tanggal 23 Juli 2020 sampai dengan 5 Agustus 2020.

“Total pelanggaran 224 pengendara, terdiri 80 pengendara dikenakan tilang, dan 144 pengendara lainnya diberikan teguran” kata Kapolres Sibolga AKBP Triyadi, melalui Kasubbag Humas Iptu R. Sormin.

Jenis pelanggaran lalu lintas dikenakan tilang rata – rata pengendara Sepeda Motor (Septor), yakni 56 kasus tidak memakai helm, dan kasus lainnya sebanyak 24 kasus, sedangkan kendaran mulai roda empat tidak ditemukan jenis pelanggaran.

“Barang bukti yang disita, SIM sebanyak 39 lembar, STNK 32 lembar, dan 9 unit kendaraan” sebut Sormin.

Adapun profesi pelaku pelanggaran yakni, karyawan swasta 51 orang, Pelajar/Mahasiswa 17, Pengemudi 9, lain – lain 2, dan ASN 1 orang, sedangkan usia pelaku pelanggaran sekitar usia 16 sampai 45 tahun.

Selain itu, Sormin juga mengatakan selama Operasi Patuh Toba 2020, jumlah kecelakaan sebanyak 2 kasus, 3 korban luka ringan, dan kerugian materil ditaksir mencapai Rp. 700.000.

Dijelaskan, jika dibandingkan Operasi Patuh Toba tahun 2019, jenis pelanggaran pada tahun 2020 drastis menurun.

“Operasi Patuh Toba 2019 pelanggaran lalu lintas, tilang 501 lembar, dan teguran 252 lembar” jelas Sormin.

Pelanggaran lalu lintas pada pengendara Septor yang tidak menggunakan helm sebanyak 207 kasus, lain lain 139 kasus, dan untuk roda empat keatas yang tidak gunakan sabuk pengaman 32 kasus, lain lain 104 kasus, namun kecelakaan lalulintas pada Operasi Patuh Toba 2019 nihil.